Tumpeng untuk Kanjeng Nabi Muhammad
Gegap gempita perayaan maulid Nabi Muhammad Saw di Indonesia layaknya perayaan lebaran bersama keluarga. Momentum kali ini terasa sangat istimewa karena diperingati dari tahun ke tahun tak pernah absen dari panggung umat Islam nasional. Setiap gang-gang Dusun, pelosok Desa sampai Istana Negara secara serentak memperingati momentum ini. Di Indonesia sendiri sudah sangat akrab dan kental sekali dalam hal menghormati dan menjujung tinggi orang yang bernama Muhammad bin Abdullah. Sampai setiap sambutan acara apapun saja mulai tingkatan Rt sampai rapat dewan Internasional selalu saja menyebut nama Muhammad. 12 Rabiul Awwal terasa istimewa, cuaca terasa sejuk, pepohonan dan daun-daun ikut merayakan dan mengabadikan momentum lahirnya manusia biasa yang bukan biasa. Seperti yang dikatakan Syekh Imam Busyiri “ muhammadun basyarun la kal basyari bal huwa kal yaquti bainal hajari”. Keistimewaan Muhammad berada pada cahaya beliau yang selalu memancar sampai saat ini disetiap hati umat Isl...