Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Islam dan Paradigmanya Di Indonesia Saat Ini

Penulis : Ale Thalib Aktivis perubahan sosial Politik adalah fitrah didalam Islam yang kuat tertanam dan tidak mungkin dipisahkan. Politik menjadi kadar yang dikhususkan secara teladan, serta menjadi paradigma distingtif di dalam Islam. Pada ajaran Islam, politik menjadi emansipasi yang melahirkan teknis, metode, serta teori bernegara yang disesuaikan dengan kerangka dialektika dalam menentukan kualitas serta nilai disiplin pada kebijakan-kebijakan negara yang disesuaikan dengan prinsip Amar Ma'ruf Nahi Mungkar, keadilan, serta kesejahteraan manusia. Artinya, Islam sebagai suatu desain politik dalam mengawal kepentingan publik. Di Indonesia, formulasi Islam sebagai identitas telah digencarkan pasca Orba. PPP yang berubah logo dari bintang menjadi Ka'bah, terbentuknya PKB, PAN, PKS, PBB sebagai instrumen-instrumen elektoral yang bertahan sampai saat ini selaku kendaraan politik dengan menggunakan mesin Islam sebagai penggeraknya. Dan pada sisi ordinansi publi...

Bangsa “Rojulun Yadri wa laa Yadri Annahu Yadri”

Gambar
Setiap bangsa akan mempunyai ciri atau karakter berbeda sesuai dengan ijtihad mereka dalam menemukan suatu pola kebudayaan yang sudah tersusun sedemikian rupa sejak bangsa tersebut memulai pembangunan peradaban. Indonesia sebagai bangsa memiliki kelengkapan kebudayaan hingga makna falsafah kehidupannya. Tidak sembarangan memang sosok leluhur yang mampu mewariskan segala bentuk prestasinya sampai dinikmati oleh anak-turnunnya hingga berabad-abad. Dalam skala besar gen bangsa Indonesia tentu saja mempunyai satu keterkaitan diantara bangsa-bangsa di dunia. Seperti halnya bangsa di belahan benua Amerika, Suriname merupakan perkumpulan bangsa Jawa yang ada sejak penjajahan Portugis, juga dikawasan Afrika, Madagaskar tanpa tahu nenek moyangnya, mereka mengakui masih mempunyai keterkaitan dengan bangasa Jawa. Bukan berarti Indonesia merupakan Jawa saja. Akan tetapi Indonesia merupakan perkumpulan bangsa-bangsa Jawa, Madura, Batang, Bone, Asmat, Minang, Dayak, dan seterusnya.  S...

Persaudaraan Korek Api

Gambar
Setiap orang membutuhkan yang namanya korek api, apalagi bagi seorang perokok pastilah korek api sangat berharga, sebgaian mereka menganggap koek api lebih penting dari rokoknya. Punya rokok tak punya korek api kegelisahan mendalam yang pasti mereka rasakan, tak punya rokok strategi untuk mendapatkanyya bisa leih mudah. Ibu-ibu rumah tangga yang masih memasak dengan tradisi kayu bakar (pawon) selalu tersedia korek api disebelah tunggkunnya. Memang korek api sangatlah penting bagi keberlangsungan kebutuhan hdiup manusia. Kecil wujudnya, keberadaanya sangat di nomor satukan, pun tidak boleh direhmekan asal dia kecil tanpa ada pengelolaan yang baik dan benar dirinya akan membahaykan apapun saya yang siap terbakar olehnya. Maka dibuthkan managemen yang tepat untuk menyimpan sekaligus mengelola korek api itu sebagaiman fungsinya. Tak lepas dari itu juga korek api bisa saja mempunyai peranan penting dalam sambungnya sebuah persaudaraan. Kalau kita sering nongkrong di warung kopi, ca...

Donald Trump & Setnov Bisa Menjadi Pahlawan

Gambar
Mendengar berita-berita di beberapa media massa sepekan terakhir ini membuat para orang-orang di gardu membicarakan topik pemeberitaan hingga larut pagi menjelang waktu tarhim. Dari tujuh orang yang jadwal piket ronda malam itu sangat alot mempertahankan argumen mereka. Dari pembahasan kasus Setya Novanto hingga sikap Donald Trump yang memindahkan ibu kota Israel ke Yerussalem, Palestina. Memang isu ini begitu hangat dan memancing rekasi setiap kalangan untuk ikut menunjukan sikap atas gejolak Nasional maupun Internasional. Awal dari munculnya isu yang memgegerkan kancah perpolitikan nasional bahkan sampai tukang bakpao dan tiang listrik menjadi korban atas drama kawakan papa Setnov menjadi bahan pembicaraan masyarakat sampai ke seluruh plosok negeri. Tidak juga ketingga sang benteng kokoh Setnos yang melindungi dirinya 24 jam, seorang pengacra kawakan Fredirk Yunadi menjadi sorotan jutaan pasang mata masyarakat Indonesia. KPK sebagai lawan tanding Setnov dalam pemberantas...

Bathokku Dudu Bathokmu

Gambar
Manusia terlahir di dunia dalam keadaan suci atau bahasa umumnya bersih, bersinar, atau apa lah. Setelah ia memasuki fase tertentu dalam perjalanannya maka ia akan di jumpai dengan peristiwa-peristiwa yang akan mengujinya dalam menemukan Tuhannya. Peristiwa baik-buruk, benar-salah, pantas-saru, dan sejenisnya akan menjadi bahan utama dalam resep makanannya.. Dalam kondisi tersebut semuanya ada perintah dari dalam dirinya yang di operasionalkan oleh hati. Ukuran Hati manusia yang menurut ilmu biologis adalah setara dengan genggaman tangan manusia itu sendiri. Tetapi segenggam tangan itu (hati) semuanya yang ada di alam semesta ini bisa ia tampung sesuai dengan kadar kemampuan manusia itu mengalaminya. Hati ada kaitannya denga batin, batin itu dalam olahan karya sastra jawa bisa juga di sebut bathok, bathok itu adalah tulangnya kelapa, dalam terminologi kelapa hanya daging dan airnya saja yang di manfaatkan manusia sebagai kebutuhnya. Namun kelupaan kita yang menyia-nyiakan ...

Tumpeng untuk Kanjeng Nabi Muhammad

Gambar
Gegap gempita perayaan maulid Nabi Muhammad Saw di Indonesia layaknya perayaan lebaran bersama keluarga. Momentum kali ini terasa sangat istimewa karena diperingati dari tahun ke tahun tak pernah absen dari panggung umat Islam nasional. Setiap gang-gang Dusun, pelosok Desa sampai Istana Negara secara serentak memperingati momentum ini. Di Indonesia sendiri sudah sangat akrab dan kental sekali dalam hal menghormati dan menjujung tinggi orang yang bernama Muhammad bin Abdullah. Sampai setiap sambutan acara apapun saja mulai tingkatan Rt sampai rapat dewan Internasional selalu saja menyebut nama Muhammad. 12 Rabiul Awwal terasa istimewa, cuaca terasa sejuk, pepohonan dan daun-daun ikut merayakan dan mengabadikan momentum lahirnya manusia biasa yang bukan biasa. Seperti yang dikatakan Syekh Imam Busyiri “ muhammadun basyarun la kal basyari bal huwa kal yaquti bainal hajari”. Keistimewaan Muhammad berada pada cahaya beliau yang selalu memancar sampai saat ini disetiap hati umat Isl...

Melestarikan Dolanan Anak Zaman Now

Gambar
Siapa yang tidak mengenal dolanan anak, salah satu permainan yang kerap kali dilakukan oleh kumpulan dari kelompok anak-anak di kampung-kampus, desa, yang semuanya hanya ada di Indonesia. Beberapa sumber catatan menilai bahwa dolanan anak yang ada di Indonesia jumlahnya hingga ratusan ribu. Khusus di Jawa sendiri ada sekitar lima puluh ribu jenis. Mungkin yang paling terkenal adalah Jamuran, Obak Sodor, Jaranan, Gunungan, Jumpritan, Nekeran, Delikan, Cublek-Cublek Suweng, dan lain-lainya.  Secara keseluruahn permainan ini bertujuan untuk mencipkatan kegembiraan dan kebahagiaan anak sehingga mereka akan melakukan sebuah kombinasi dan kolaborasi satu dengan yang lainnya.  Permainan merupakan sebuah aktiftas yang didalamnya harus serius melakukannya, padahal hanya sebuah permainan. Sebab dalam melakukan sesuatu posisi keseriusan merupakan bagian dari titik inti fokus guna mencari sebuah kesimpulan dan nilai secara keseluruhan dalam sebuah permainana. Seperti halnya Delik...

“Devident of Impera” Menu Favorit Bangsa Indonesia

Gambar
Foto : Istimewa Suhu politik yang memanas terasa sangat mewarnai hiruk pikuk kehidupan masyarakat di negri NKRI, beberapa kejadian dan isu yang berkembang merupakan hasil dari pola pikir segelintir orang yang ingin memanfaatkan situasi tertentu, sehingga mereka dan kelompoknya ingin mengambil alih kekuasaan dari kelompok lain yang saat ini memegang kendali tampuk kekuasaan di NKRI. Munculnya Perppu, pembubaran HTI, terbitnya full day school, E-KTP, hingga penggugatan UU ambang batas presisen ke MK merupakan ledakan dari “ Devident of Impera”. Mengapa demikian? Istilah Devident of Impera muncul ketikan belanda membuat negara boneka karena kepentingannya ingin menguasai wilayah NKRI. Kebijakan yang dilakukan belanda selalu menimbulkan terpecahnya kelompok diberbagai sektor. Kebijakan pemerintah akhir-akhir ini bisa kita saksikan diberbagai media massa yang beragam jenisnya.  Media sebagai alat informasi sangat membantu kita dalam mengetahui keadaan dan bisa menentukan l...

Cah Tuban Semakin Mesra di Kampus UIN Walisongo Semarang

Gambar
Catatan Seorang Anggota... Semenjak berdirinya organisasi mahasiswa daerah dengan nama Ikatan Silaturahmi Mahasiswa Ronngolawe Tuban (ISMARO Tuban) di Kampus UIN Walisongo Semarang sejak 2015 yang lalu membuat beberapa mahasiswa daerah asal Tuban, Jawa Timur terlohat semakin akrab dan mesra dalam berhubungan. Berawal dari sebuah perkumpulan kecil yang dikemas dalam bentuk grup di sosial media satu sama lain saling tegur sapa demi melancarkan ta’aruf mereka. Terlihat dalam sisi tradisi budaya daerah Cah Tuban (sebutan derah) menerapkan pola komunikasi dan pendekatan mereka dari yang terdekat, semisal dari mereka yang dulunya sama almamater sekolah maupun pondok pesantren. Tak lepas dari itu juga mereka dengan kemampuan kelakar-kelakar yang dimiliki oleh masing-masing individu mampu untuk mrekatkan dan melengketkan hubungan silaturahmi. Sehingga hla tersebut dapat dilihat dan dijumpai dari beberapa pertemuan dan kegitan yang dilakukan oleh ISMARO Tuban. Rujakan di kampus ...

Mencintai “TAI” Ibu Pertiwi

Gambar
Foto: Istimewa Sebelum makan siang perut sudah mulai keroncongan menghirup aroma masakan seorang kawan dari Jakarta. Menu masakannya special “oseng-oseng kangkung”, pucaknya aroma masakan kawanku itu bersarang di sela-sela lubang hidung sehingga bersin pun tak bisa berhenti. Tibalah pada saatnya menyantap kangkung sekaligus memanjakan lidah kering ini. Seusai makan siang bersama terceletuk mulut dari kawanku dengan kalimat “TAI perlu kita cintai, sebab kita sudah mati rasa”. Seketika itu saya serasa ingin muntah, karena kata awal merasuk dalam otak saya sebagai benda berkonotasi jorok, apalagi usai makan, perut ini rasanya ingin sekali berontak dan menampar mulut kawanku. Aku tahan amarah nafsu makanku itu, aku dengarkan lagi kalimatnya sambil berharap ia menjelaskan TAI itu apa. Tibalah ia di akhir kalimatnya dengan nada sedikit berontak juga seperti seorang pengamat yang sedang membahas tentang negara. “TAI kita harus dijunjung, itulah harga diri sebagai bangsa dengan menc...

Negara Kuliner Republik Indonesia

Gambar
Foto: Istimewa Sepanjang jarak mata melihat Indonesia, negri katulistiwa yang sangat kaya raya ini tidak perlu diragukan lagi. Baik dalam sisi kebudayaan, adat, bahasa, agama, semua campur aduk bak hidangan yang siap santap. NKRI kepanjangan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia digenggam setiap rakyatnya mempunyai nilai harga mati. Harga yang tak bias ditawar-tawar, karena siapapun saja yang hendak menjajaki kemampuan Indonesia, maka ia harus siap menghadapi kekuatan rakyatnya yang amat besar. Binekha Tunggal Ika juga ikut serta sebagai bentuk keragaman yang ada, terbukti dalam keberagamaan saja Indonesia mengasuh sekaligus merasakan keindahan perbedaan kepercayaan dan penganut yang berbeda. Belum lagi soal aliran, memang jika membicarakan Indonesia tidak ada habisnya. Mungkin jikalau ada orang bercerita asal muasal leluhur mulai dari Nabi Adam hingga 72 tahun kemerdekaan Indonesia, negeri katulistiwa inilah yang akan sering mereka singgung. Pancasila sebagai idiologi das...