Puisi Begawan: "Kabut"


Wahai kabut mengapa engkau datang dengan membawa rasa dingin

Kabut menjawab aku hanya ingin menyejukkan dari rasa panasnya tubuhmu

Wahai kabut mengapa engkau menghalangi sianar matahari

Kabut menjawab supaya engkau bisa membedakan warna merah dengan putih

Wahai kabut berada di tempat yang lebih tinggi

Kabut menjawab supaya mereka yang berada ditempat yang rendah tidak merasa terbebani olehku

Wahai kabut aku sadar engkau membawa rasa dinginmu itu simbol kemesraan

Sekalipun engkau menghalangi sinar matahari tapi engkau masih menyisakan jarak padang mataku yang banyak dosa

Keberadaanmu disana simbol dari kesucian yang tak pernah menimbulkan perpecahan

Engkau menemani gunung, pohon, rumput, angin, manusia diatas sana dari keserakahan

Keberadaanmu wujud dari ketentraman dari segala kegelisahan

Wonosobo
Desember 2017

Kiriman Paling Ngehits

Pantaskah Tuban Sebagai Syurga Menurut Al-Quran?

Presiden RI, Bumi Wali, dan KIT

Masalah Patung, Ada Oknum yang Ingin Mengadu Domba Pribumi dengan Tionghoa Tuban

Sowan Kanjeng Syekh Adipati Ranggalawe